Most recent articles by:

Radea Juli Hambali

- Advertisement -spot_imgspot_img

Jean-Francois Lyotard: Keberagaman sebagai Anugerah

Dalam kebisuan perpustakaan filsafat kontemporer, suara Jean-François Lyotard terdengar seperti gema yang tak ingin memberi jawaban, melainkan mengajukan pertanyaan-pertanyaan baru atas segala sesuatu yang...

“Diam-diam Menggelegar”

"Biarlah rencanamu gelap dan tak terbaca seperti malam, dan saat kamu bergerak, datanglah seperti kilat petir" Bro, Sis… ini quotes bukan kaleng-kaleng. Ini ucapan...

Akar Kebenaran: Jejak Kekuasaan dalam Pengetahuan

Dalam perjalanan panjang sejarah filsafat, kita kerap menganggap “kebenaran” sebagai sesuatu yang suci, netral, dan berdiri di atas segala bentuk kepentingan manusia. Ia ibarat...

Derrida: Menyusuri Jejak yang Tak Pernah Selesai

Dalam setiap kata yang kita ucapkan, dan pada setiap makna yang kita yakini hadir secara utuh, mungkin sebenarnya ada celah yang tak kita sadari...

“Gak Cuma Cepat, Tapi Juga Tepat”

Yoi, ini kalimat bisa dibilang kayak "paket komplit" buat jadi manusia yang waras dan nggak sotoy. Socrates, si bapak filsafat dari Yunani Kuno ini,...

Neksus (Simpul Kehidupan Modern Menurut Harari)

Dalam bentang sejarah manusia, tidak ada satu pun fenomena yang berdiri sendiri. Semuanya saling terhubung, berjejaring, dan membentuk semacam simpul kehidupan, sebuah “nexus”, begitu...

Jari dan Kebenaran

Ini zaman “post truth”, begitu para pemikir menyebutnya. Sebuah zaman ketika emosi lebih dipercaya ketimbang fakta. Kebenaran objektif dikesampingkan, ukuran benar dan salah disepelekan....

Luca Modric

3M. Selain Maung (Bandung) dan Milan, Madrid adalah klub sepak bola yang saya suka. Dan salah satu pemain yang kerap menarik perhatian saya adalah...

Must read

Melepas Senja, Menyambut Cahaya

"Selamat ulang tahun". Sebuah pesan melalui WhatsApp sampai di...

“The Nones”: Pencarian terhadap yang Sakral di Era Digital

Tahun 1882, Friedrich Nietzsche melalui tokoh “orang gila” dalam...
- Advertisement -spot_imgspot_img