Berita

“Membangun Soliditas, Memastikan Kebersamaan dan Kekompakkan

Dalam arahannya yang disampaikan di hadapan peserta Rapat Kerja Fakultas Ushuluddin, Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Rosihon Anwar, M.Ag menyampaikan pokok-pokok...

“Menari Bersama Zaman, Untuk Menarikan Zaman”

"Rapat Kerja adalah titik konvergensi antara idealisme dan realisme", begitu pernyataan Dirjen Pendis Kementrian Agama RI, Prof Dr. H. M. Ali Ramdhani yang disampaikannya...

Kerjasama UIN Sunan Gunung Djati Bandung Dengan Universitas Sains Islam Malaysia

Bandung-Kamis, 25 Januari 2024. Dalam rangka meningkatkan kerjasama antara UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan Universitas Sains Islam Malaysia, pada tanggal 25 Januari 2024...

Pembukaan Orientasi bagi PPPK dan Penandatanganan Prasasti Peresmian Gedung SBSN UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Bandung-Kamis, 25 Januari 2024. Dalam rangka memberikan orientasi bagi pegawai pemerintah di lingkungan Kementrian Agama RI, Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama Republik Indonesia...

Peresmian Gedung SBSN UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Bandung-25 Januari 2024. Di penghujung acara Pembukaan Orientasi bagi PPPK, Menteri Agama Republik Indonesia, H. Yaqut Chollil Qoumas berkesempatan menandatangani prasasti peresmian penggunaan pembangunan...

Latest news

Melepas Senja, Menyambut Cahaya

"Selamat ulang tahun". Sebuah pesan melalui WhatsApp sampai di HP saya. "Aku hanya memberimu sebuah kutipan ini dari Rumi....
- Advertisement -spot_imgspot_img

“The Nones”: Pencarian terhadap yang Sakral di Era Digital

Tahun 1882, Friedrich Nietzsche melalui tokoh “orang gila” dalam The Gay Science melontarkan sebuah kalimat yang mengguncang panggung sejarah...

Kesepian atau Bersepi-Diri?

Kesepian sering datang tanpa dipilih, begitu menurut Sindhunata (BASIS, 2026). Ia hadir diam-diam di tengah keramaian, menyusup ke dalam...

Must read

Melepas Senja, Menyambut Cahaya

"Selamat ulang tahun". Sebuah pesan melalui WhatsApp sampai di...

“The Nones”: Pencarian terhadap yang Sakral di Era Digital

Tahun 1882, Friedrich Nietzsche melalui tokoh “orang gila” dalam...
- Advertisement -spot_imgspot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you

Berbicara dan Mendengar

"Ketika kita berbicara bisa saja kita hanya mengulangi apa...

“Pelarian” yang Menyelamatkan

"Aku pelarian ke dalammu atas gejolak diriku. Kini aku...

“Pulang”

"Mengetahui bahwa adalah Engkau yang mengambil kehidupan, kematian menjadi...