Most recent articles by:

Radea Juli Hambali

- Advertisement -spot_imgspot_img

G.W.F. Hegel dan Dialektika: Rasionalitas dalam Gerak Sejarah

“Yang nyata adalah yang rasional, dan yang rasional adalah yang nyata” (Was vernünftig ist, das ist wirklich; und was wirklich ist, das ist vernünftig) Georg...

Immanuel Kant dan Kritik Terhadap Metafisika (Sebuah Renungan tentang Batas, Rasio, dan Kewajiban Moral)

Ada masa ketika metafisika berjalan dengan penuh percaya diri, seperti seseorang yang berjalan di atas awan, mengira telah menemukan jalan menuju kebenaran tertinggi. Dari...

Xpose Uncensored: Antara Adab dan Sensasi

Gelombang protes yang menyapu lini masa pasca-tayangan “Xpose Uncensored” di TRANS7 bukan sekadar ledakan ketersinggungan simbolik, senyatanya ia memantulkan cermin retak hubungan kita dengan...

Rumi dan Rahasia Do’a yang Diterima

“Tetaplah persembahkan doamu meskipun kering, munafik, dan tanpa keyakinan. Karena Tuhan dengan rahmat-Nya akan tetap menerima mata uang palsumu.” Kita mungkin pernah membaca kalimat...

Hume dan Bayangan Pengetahuan: Jejak Skeptisisme dalam Epistemologi Modern

Ada masa ketika pengetahuan diyakini sebagai cermin yang jernih, yang memantulkan dunia sebagaimana adanya. Manusia merasa berada di posisi istimewa dalam semesta sebagai makhluk...

“Yang Tak Tersentuh, Yang Tetap Ada” (Membaca Gagasan Graham Harman yang Diperkenalkan Fakhri Afif)

Ada sesuatu yang selalu tersembunyi dalam segala hal. Kita menatap sebuah kursi, seolah kita tahu betul ia hanyalah kayu yang dibentuk, dipaku, diampelas, lalu...

Ada adalah Dipersepsi (Renungan atas Filsafat George Berkeley dan Epistemologi Modern)

Ada satu suara dalam sejarah filsafat yang sering terdengar samar, seolah tenggelam oleh gaung besar nama-nama seperti Rene Descartes, John Locke, David Hume, atau...

Dari Gerakan ke Kehadiran

“Ibadah itu bukan hanya rukuk dan sujud, ibadah sejati adalah ketika hatimu lembut, lisanmu terjaga, dan langkahmu tak menyakiti sesama,” begitu nasihat SGY kepada...

Must read

Melepas Senja, Menyambut Cahaya

"Selamat ulang tahun". Sebuah pesan melalui WhatsApp sampai di...

“The Nones”: Pencarian terhadap yang Sakral di Era Digital

Tahun 1882, Friedrich Nietzsche melalui tokoh “orang gila” dalam...
- Advertisement -spot_imgspot_img