Philosophia"Gak Cuma Cepat, Tapi Juga Tepat"

“Gak Cuma Cepat, Tapi Juga Tepat”

-

- Advertisment -spot_img

Yoi, ini kalimat bisa dibilang kayak “paket komplit” buat jadi manusia yang waras dan nggak sotoy. Socrates, si bapak filsafat dari Yunani Kuno ini, kayaknya udah ngerti banget sifat manusia zaman sekarang, padahal dia hidup ribuan tahun lalu. Keren gak tuh?

Kita bahas satu-satu ya, kuy ah!

“Cobalah dulu, baru cerita.” Zaman sekarang, banyak orang suka koar-koar soal hal yang bahkan belum pernah mereka coba, bahkan belum mereka alamin. Ngomongin bisnis tapi belum pernah dagang, ngomentarin parenting padahal belum punya anak. Socrates nyindir halus: coba dulu, baru boleh ngomong.

“Pahamilah dulu, baru menjawab.” Ini penting banget. Banyak orang asal jawab, padahal belum ngerti pertanyaannya. Kayak baru denger satu sisi cerita, udah kasih solusi. Bro, sis, pelan-pelan dulu, cerna dulu infonya, baru deh kasih tanggapan.

“Pikirlah dulu, baru berkata.” Netijen +62 wajib dengerin ini. Mulut (atau jempol) tuh bisa jadi senjata. Sekali salah ucap, bisa nyakitin orang, bisa bikin drama. Socrates ngajak kita buat mikir dulu, baru nyusun kata. Jadi, jangan asal nyablak, mikir dulu dikit gapapa kok.

“Dengarlah dulu, baru beri penilaian.” Judgmental? Udah kayak hobi. Lihat orang dari tampangnya aja langsung kasih label. Padahal, kalau kita mau dengerin cerita orang dulu, bisa jadi kita ngerti kenapa dia begitu. Ini sebenernya, ajakan buat lebih empati, bukan cuma ngeliat dari permukaan.

“Bekerjalah dulu, baru berharap.” Nah ini. Banyak yang pengin sukses, tapi senengnya rebahan. Socrates nge-reminder kita: mimpi itu gratis, tapi mewujudkannya butuh kerja keras. Jangan kebanyakan ngimpi, tapi gak ngapa-ngapain. Harapan itu valid, tapi usaha tetep wajib.

Jadi ya, meskipun Socrates hidup di zaman kuno, omongannya masih relate banget sama realita kehidupan zaman sekarang. Intinya sih: jangan asal ngomong, jangan sotoy, dan jangan males usaha. Jadi, yuk kita jadi manusia yang gak cuma cepat, tapi juga tepat.[]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest news

Setelah Habermas: Merawat Percakapan yang Hampir Hilang

14 Maret 2026 lalu Jurgen Habermas wafat di usia 96 tahun. Kabar meninggalnya filsuf yang konon ditahbis sebagai penjaga...

Khamenei (2)

Syahidnya Ali Khamenei tak serta merta melumpuhkan perlawanan Iran terhadap Amerika Serikat dan Israel. Iran adalah peradaban panjang, sepanjang...

Khamenei

Ada sesuatu yang tidak bisa dijelaskan hanya dengan bahasa politik ketika memandang sosok seperti Ali Khamenei. Saya kira, ia...

(Bukan) Paling Benar, (tetapi) Paling Bermanfaat

“Orang yang paling baik bukanlah orang yang paling benar, melainkan orang yang paling banyak manfaatnya,” begitu pernyataan sebuah kutipan...
- Advertisement -spot_imgspot_img

Refleksi 79 Tahun Pengabdian

Sepemahaman saya, Dies Natalis ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bukan sekadar penanda usia organisasi, atau sekedar bilangan yang datang...

Mi’raj

“Nabi naik ke langit untuk menerima perintah shalat, agar manusia tahu: jalan ke Tuhan tidak jauh, ia dimulai dari...

Must read

Setelah Habermas: Merawat Percakapan yang Hampir Hilang

14 Maret 2026 lalu Jurgen Habermas wafat di usia...

Khamenei (2)

Syahidnya Ali Khamenei tak serta merta melumpuhkan perlawanan Iran...
- Advertisement -spot_imgspot_img

You might also likeRELATED
Recommended to you